Skip to main content

PEMBERHENTIAN

Ketika jarak membuat segalanya menjadi jelas
Bahwa masih adakah bayangku dalam anganmu?
Atau semua itu telah menguap bersama langkah kakimu yang semakin menjauh
Apakah semua ucapmu dahulu sudah kau telan kembali? Atau kau masih menyimpannya rapat seperti dulu kau selalu bilang untuk percaya?
Ada resah dalam balutan kata pisah
Namun ada kenyataan dalam perpisahan
Bahwa mungkin kita memang dipertemukan bukan untuk disatukan
Sekedar sapa, saling kenal kemudian berjalan masing-masing
Mengenalmu sudah cukup menyadarkan bahwa rasa itu memang punya warna
Tapi tidak mengekalkan dan tidak mampu berjalan selalu sesuai akal pikiran
Biarlah, toh akupun masih sanggup berjalan
Karena kau bukan penopang yang aku tidak bisa berdiri tanpanya
Kau hanya lampu merah, yang pernah menjadi tempat perpmberhentian hati sementara
Sementara, sangat sementara..


`Hilyah Nafisah


Comments

POPULAR POST

Surat Cinta Untukmu Ukhti ...

HIJAB YANG SYAR’I?? RIBET?!

HANYA BERSAJAK

SEMBURAT ISI HATIKU, BU...

Dua Perempuan Dibangku Taman